Kapolres Jakbar dan 64 Anggotanya Dilaporkan ke Divisi Propam Mabes Polri

0 1.105

TRASNEWS.CO, JAKARTA – Dianggap tidak profesional menangani kasus penguasaan fisik/pemagaran tanah seluas 4.400 m2, di sebelah Gereja Perumahan Citra Garden 2 Blok O RT 006 RW 012 Kelurahan Pegadungan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, yang statusnya masih dalam sengketa Tata Usaha Negara/Perdata, Lembaga Advokasi dan Bantuan Hukum Dewan Pimpinan Nasional Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (LABH DPN GNPK), melaporkan Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol Ady Wibowo beserta 64 anggotanya ke Divisi Propam Mabes Polri pada Kamis (04/02/2021) lalu.

Ketua Dewan Pimpinan Nasional Gerakan Nasional Pemberantas Korupsi (DPN GNPK), H Adi Wirman, menjelaskan dirinya prihatin upaya Kapolri yang bertekad untuk mewujudkan transformasi menuju Polri yang presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi berakeadilan).

“Karena, akibat ulah Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol Ady Wibowo tentu dapat menggagalkan misi dan visi program Kapolri, Jendral Pol Drs Listyo Sigit Prabowo,” jelasnya.

Meski demikian, Adi Wirman tetap memberikan apresiasi terhadap Kapolri baru tersebut yang cepat merespon laporannya.

“Presiden memang tidak salah pilih, terbukti Kapolri dengan timeline rencana aksi target dan evaluasi 100 hari pertamanya menjabat, akan melakukan transformasi pengawasan,” ungkap Ketua DPN GNPK dalam keterangan resminya, Sabtu (6/2/2021).

Berdasarkan laporan pengaduan ke Divisi Propam, terungkap fakta pada tanggal 1 dan 2 Februari 2021 telah dilaksanakan penguasaan fisik tanah milik ahli waris Mardjuk alias Madjuk oleh Pieter Handoko, yang dibantu Kombes Pol Ady Wibowo berserta 64 anggotanya. Penguasaan tanah tersebut dilakukan secara teratur menurut sistem di lingkungan Polri.

Sementara itu, kuasa hukum ahli waris Mardjuk alias Madjuk menilai bahwa perbuatan terlapor telah bertentangan dengan Pasal 7 ayat (1) huruf c.

“Dimana setiap anggota Polri wajib menjalankan tugas secara profesional, proporsional dan prosedural,” ungkap Kuasa Hukum ahli waris. (fhy)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.