Isteri Tidak Mau Melayani, Anak Tiri Digauli

0 26

PALEMBANG, Trasnews.co – Orang tua yang semestinya jadi pelindung dan pengayom anak sepertinya tidak dilakukan Jupri (40). Bahkan warga 8 Ulu Kecamatan SU I ini tega mencabuli anak tirinya berkali-kali, di rumah saat sedang sepi, Rabu (20/4/2022).

Terungkapnya peristiwa ini disaat korban MN (11) mengadukan kejadian ini kepada Ibu Kandungnya dan langsung melaporkan ke Mapolrestabes Palembang.

“Berangkat dari laporan Ibu kandung korban, anggota PPA Polrestabes Palembang langsung menindaklanjutinya dan mengamankan tersangka. Kini dia masih menjalani pemeriksaan intensif,” jelas Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi didampingi Kanit PPA, Iptu Hj Fifin Sumailan, saat press release.

Kompol Tri Wahyudi menjabarkan, korban masih duduk dibangku SMP.

“Jadi, motifnya pelaku mengiming-imingkan korban dengan membelikan paket kuota . Lalu saat, rumah dalam keadaan sepi, pelaku melancarkan aksinya secara berulang kali, disaat isteri tersangka sedang berjualan,” papar Kasat Reskrim.

Kompol Tri Wahyudi mengimbau kepada masyarakat agar jangan takut dan malu untuk melaporkan kejadian serupa.

“Saya imbau masyarakat, agar jangan malu membuat laporan ke kami, jika menemukan hal serupa. Karena kasihan si korban yang masih anak dibawah umur dan kasus seperti ini sudah masuk rana pidana,” urainya.

Sementara itu, Kanit PPA Polrestabes Palembang, Iptu Hj Fifin Sumailan menambahkan, pelaku mencabuli korban dengan cara diraba-raba di bagian sensitifnya.

“Pelaku akan kita jerat UU Perlindungan Anak, dengan ancaman pidana di atas 15 tahun penjara,” bebernya.

Kepada sejumlah wartawan, tersangka mengaku ketagihan dan baru dua kali melakukan cabul kepada anak tirinya.

“Saya sudah lama tidak diberi jatah oleh istri, karena istri sering marah-marah. Apalagi sudah kecapean pulang dari jualan. Kejadian ini baru saya lakukan dua kali, pertama diraba-raba saja untuk yang kedua baru saya ‘masukan’,” tukasnya tertunduk malu.

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.