Cucu Habisi Nyawa Nenek dengan Tusukan Pisau

# Hanya Karena Tak Diberi Uang Rokok Rp5 Ribu

0 20

PALEMBANG, Trasnews.co – Hanya karena tidak diberi uang Rp5 ribu, Ahmad Hairul Anwar Alias Erol (19) tega menganiaya nenek kandungnya, Manisa (60) warga Jalan Mangku Anwar Lorong Keluarga RT 44 RW 12 Kelurahan Sentosa Kecamatan Seberang Ulu II Palembang mengunakan sebilah pisau sampai tewas akibat 14 luka tusuk dan sayatan, Minggu (3/10/2021) sekitar pukul 10.15 WIB.

Akibat perbuatannya, pelaku yang  berstatus buruh serabutan ini “digelandang”  ke Jeruji Besi dan saat ini dalam pemeriksaan intensif Penyidik Polsek Seberang Ulu II Palembang, Senin (4/9/2021).

“Tersangka ini kita tangkap setelah mendapat laporan warga. Tersangka kita amankan tidak jauh dari lokasi kejadian (rumah korban-red). Kini tersangka masih dalam pemeriksaan intensif,” terang Kapolsek Seberang Ulu II Palembang , AKP Handryanto, didampingi Kanit Reskrim, Iptu Uzir, saat press release.

 

Dipaparkan Kapolsek, kejadian berawal saat tersangka minta uang pada neneknya, namun permintaan tersebut tidak dikabulkan oleh sang nenek (korban). Tiba-tiba pelaku menyerang korban secara membabi-buta mengunakan sebilah pisau, hingga tewas akibat menderita luka tusuk dan sayatan pisau bagian kepala, ketiak, pinggang dan paha.

“Modusnya, minta uang rokok. Karena tidak diberi, maka tersangka marah dan menghujani korban berkali-kali hingga meninggal dunia. Tetangga korban Latif (64) dan Firmansyah (24) yang mendengar jeritan, buru-buru keluar untuk melerai dan memberikan pertolongan. Delerai oleh tetanganya pelaku bukannya sadar, malah balik menyerang kedua tatangganya tersebut, hingga mengalami luka tusuk sebanyak 15 lubang,” ungkapnya.

 

Dalam keterangannya, tersangka Erol mengaku kesal pada korban, lantaran tak diberi uang untuk beli rokok.

“Saya kesal pak, karena tidak diberi uang Rp5 ribu untuk beli rokok,” katanya.

Sementara, jenazah Nek Manisa (korban) dimakamkan di TPU Talang Kunyit Kecamatan Seberang Ulu II Palembang, Senin (4/10/2019) sekitar pukul 13.00 WIB kemarin. (fhy)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.